Postingan

Pahamilah

Kau keluhkan tak menyadari, Tiadakah kau bersyukur... Gunanya apa? Dengan marahmu itu. Lihatlah..apa kamu tak pernah berpikir? Sedikit ya sedikit saja..mengertilah saat ini dan seterusnya. Dengarkan bibir yang terucap ini Bahwa hidupmu jauh dan jauh lebih baik Pintaku.. Cobalah  lihatlah ke bawah..pasti hatimu akan terkoyak. Wajah-wajah lugu memandangmu dengan binar yang berbeda. Cobalah kau pahami penderitaan anak-anak itu. Tak ada barang mewah yang melekat ditubuh mereka. Jarak jauh mereka tempuh dengan jalan kaki menaiki bukit Menyeberang derasnya sungai.. Demi pendidikan, karena jalan tak sehalus di kota Seperti yang kau tempati sekarang Apakah kamu tetap belum mengerti?? Anak-anak itu Tak gentar..tak surut melangkah Alas kaki dan baju yang lusuh Masih mereka kenakan Mereka ingin belajar Mereka ingin ilmu  Mereka ingin perubahan Dan mereka ingin cita-cita Sadarkanlah dirimu.. Wahai jiwa yang angkuh ...

Lukisan Senja Bagian 2

Baca dulu  Part 1 Langkah gesit Hamdan turun dari sepeda langsung berlari menuju rumah menenteng ikan hasil pancingan. Bergegas aku menyusul dibelakang Hamdan, melirik jam dinding rumah menunjukkan pukul 6, masih ada waktu menjalankan ibadah sembayang. Rumah sepi tanpa kehadiran semangat Bapak pahlawan keluargaku. Selama 2 tahun merantau ke Kalimantan bekerja mencari rejeki. Tinggal bertiga bersama Hamdan dan ibu. Disaat-saat sepertilah ini aku merindukan bapak, yang harus berjuang sendiri di negeri orang.  Kondisi Pacitan, yang masih dibilang sangat sulit mendapatkan pekerjaan, membuat banyak orang di daerahku pergi merantau. Untungnya ibu masih membuka usaha membuat jajanan kue yang dijual di pasar dan beberapa kantin sekolah. Hasil uang kiriman Bapak hanya dibuat untuk biaya sekolah Hamdan dan diriku. Setelah membersihkan badan dan melaksanakan sholat, aku pun menengok ibu yang masih bergulat dengan adonan tepung sendiri. Aku memulai memecah keheningan. “Buk, ado...

Duka Negeri

Tepat dihari pendidikan nasional kemarin yang jatuh pada tanggal 2 Mei 2016 ada beberapa berita yang membuat orang geram dan marah. Noda yang  tak seharusnya tercoreng ini, menjadi hot news kemarin bahkan hari ini. Peristiwa mahasiswa yang membunuh dosennya di kampus membuat bulu gudukku sekian detik merinding. Batinku seakan tak percaya apa yang telah dilakukan oleh mahasiswa itu. Ah..gila bener tuh anak, tiadakah berpikir apa akibatnya melakukan hal semacam itu.  Wafat ditangan mahasiswanya sendiri, sungguh tragis yang dialami oleh dosen tersebut. Semoga selalu ditempatkan disisi Allah swt (amin) Belum usai dengan berita itu, selang beberapa jam muncul timeline berita ada mahasiswi yang ditemukan meninggal di toilet Kampus UGM. Sontak rasa ngeripun semakin bertambah. Why? Semua ketragisan itu terjadi pada saat moment memperingati Hari Pendidikan Nasional. Deretan kasus dilingkup pendidikan dengan kisah tragis tersebut sangat memprihatinkan di negeri ini.  A...

Lukisan Senja Bagian 1

Gambar
Bagian 1 Pesona Sunset Pantai Watu Karung Pasir putih Pantai Watu Karung bertebaran menempel disela-sela jari kakiku. Mata tertuju ke arah barat dan memandang langit yang akan berubah warna.  Mengantarkan mentari pulang keperaduannya. Lukisan seluit senja tergores indah, pepaduan warna orange dan biru menambah cantiknya sore ini. Menikmati alam seperti ini adalah caraku bersyukur bahwa diri yang kecil ini masih dapat memandang ciptaan-Nya. Hembusan angin pantai menyergap tubuhku, mata terpejam sejenak. Namun suara panggilan seseorang  terdengar jauh membangunkanku untuk secepatnya beranjak. “Kak Haniii...ayooo kita pulanggg?,” teriak Hamdan yang melengking dengan melambaikan tangan ke arahku. Selagi aku menikmati senja, Hamdan berburu ikan dengan mata pancing yang ia bawa. “Iya dek, tunggu kakak bentar.” jawabku sambil berjalan ke arahnya. Cukup satu jam aku berada di pantai ini, mungkin lain waktu aku akan datang lagi mungkin bersama seseorang nantinya. Entah...

Jemput aku dengan cintamu

Kasih... Doa terangkai indah Menyambut kedatanganmu Harapan dan impian yang diinginkan Dari bertahun lamanya Tak mudah aku menanti Sepanjang ini.. Jaga cintamu dan cintaku Dari kerikil kerikil kecil kehidupan Dari kelamnya musim yang tak indah Bertahan karena dirimu Kesetiaan yang terlukis dihati Lelah hal biasa dari perjalanan cinta  Jejak cerita kita akan menjadi saksi Karena kita berjuang untuk sekeping cinta Yang diridhoi oleh Sang Pemberi Cinta Kasih.. Getarkan hatiku dengan janjimu  Dihadapan wali yaitu ayahku Dan dihadapan illahi Yakinlah kita mampu berjuang #odop

Jejak Indah Di Gedung Putih

Gambar
            Lama aku berdiri termangu melihat tingkah laki-laki yang membuat hari-hariku tersenyum. Senyum dalam kerahasiaan tanpa ada yang tahu selain Tuhan. Dari kejauhan memandangnya, dengan kursi roda yang menemaniku. Benda itu saksi akan kesendirianku, mengantarkan ke tempat yang aku tuju.  Sudut lorong ruangan adalah area yang sering aku sambangi ketika membutuhkan refresh saat penat. Ratih Dewantri namaku, harus menjalani keadaan yang sudah digariskan oleh Tuhan. Kecelakan kerja yang aku alami, membuat kaki kiriku harus berurusan dengan bau khas rumah sakit. Terapi untuk bisa tetap berjalan dan program yang diciptakan pihak dokter, supaya aku secepatnya untuk sembuh.  Hampir tiga minggu berada ditempat menjenuhkan ini, namun ada seorang yang mampu membuatku kembali semangat untuk sembuh. Dokter Galih, nama yang selalu aku ingat dikepala, yang membuatku ceria dan tersenyum. Usia yang tak jauh dengan diriku, ...

Sayangilah Bumi

  Untuk Bumi Kita (karya:   Susilo Bambang Yudhoyono) Nun jauh di sana, di ujung dunia Aku datang, menjinjing harapan Bersama kawanku, umat hamba Tuhan Bersatu untuk, kelestarian alam Bumi kita ini, taman kehidupan Hutan dan lautan, direlung langit biru Mari kita bersama, cegah kerusakan Bersatulah wahai bangsa sedunia Bersatu-bersatulah kawan Bersatu dunia, untuk bumi kita Lakukan, mari kita lakukan Bergandengan tangan, untuk menjaganya Tengadahkan tangan, mohon pada Tuhan Selamatkanlah, anak cucu semua Teman-teman ODOP yang super kece abiss, yang masih semangat buat nulis. Kemarin kita telah memperingati Hari Kartini. Nah kalau hari   ini peringatan hari apa ya? Pasti tahu dunkkkk.... Tuh dah saya tulis lirik lagu “bumi kita” karya Susilo Bambang Yudhoyono. (hehehe..) Kalau yang belum tahu, boleh cari-cari di youtube buat dengarin lagunya. Tidak kalah kerennya dengan lagu pop atau dangdut. Yang sudah tahu boleh juga ny...