Anugerah yang Harus Dijaga (Part-1) Asyiah kembali menatap ibunya. “Mas Alif, belum telfon saya bu?”, tanya Asyiah penasaran. “Ibu bermimpi Alif pulang ke rumah nduk, coba kamu hubungi Alif . Apakah dia baik-baik saja di sana?” suruhnya sambil masuk ke kamar Asyiah. Asyiah terdiam sesaat, mengikuti Ibunya masuk ke kamar dan duduk di sudut ranjang. Album foto yang masih tergeletak di atas kasur dipungut ibunya dan perlahan dibuka. “Mas Alif, akan menghubungi Asyiah hari Minggu bu, kalau jam-jam segini sinyal di sana susah bu.Coba nanti Asyiah hubungi,” tutur Asyiah menjawab pertanyaan ibunya. Sembari melihat foto pernikahan anaknya. “Tidak tahu kenapa ibu merasa khawatir nduk sama Alif, apa perasaan ibu saja ya.” “Semoga Mas Alif baik-baik saja bu di sana,” Asyiah berusaha menenangkan ibunya, meskipun dirinya tak kalah khawatirnya. Bertanda apa mimpi ibunya. Batin Asyiah bergeming, “Jagalah suamiku Ya Rabb, Lindungilah dia” ** Seusai sholat magrib...
Komentar
Posting Komentar